Oleh : Deodatus D Parera *)

 

Kubuka pintu gerbang
Usai kauberjanji untuk datang
Tepat pukul sembilan.

Kopi hangat sudah kusiapkan
Hujan baru saja reda.

Detik menit berlalu
Jam dinding seolah kuburan
Menjelma makan malam tanpa seorang.

Aku tetap menantikanmu
Usai membuka pintu gerbang
Dan bermain di pekarangan
Rumah kita.

Januari 2018.

 

*) Penulis tinggal di Penfui, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Baca Juga :  Mengenal "Satire" dalam Tulisan