MORAL-POLITIK.COM — Edi Efendi (47) diciduk Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Pasalnya, lewat akun Facebook Iwan Laoe miliknya, Iwan menyebut Kapolri mengkriminalisasi ulama.

“Kami dari siber Bareskrim Polri telah melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka, pemilik akun Facebook Iwan Laoet,” kata Kanit III Subdit II AKBP Irwansyah di Bareskrim Polri, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018).

Irwansyah mengatakan Edi ditangkap karena menulis ‘Tito: Insyaallah ke depannya publik lebih percaya Polri dari Ulama’.

Tulisan itu ia posting lewat akun FB Iwan Laoet. Selain itu, mekanik listrik tersebut menyebarkan tulisan itu ke sebuah grup umat muslim yang memiliki sekitar 50 pengikut.

“Nah, kalimat seperti ini kan mengandung pengartian yang nantinya bisa mengadu domba antar-umat Islam dengan pihak kepolisian, makanya kami segera melakukan tindakan, melakukan koordinasi dengan ahli, ternyata mengandung unsur dan segera melakukan penangkapan,” ujar Irwansyah.

Irwansyah mengatakan Edi sengaja menyebarkan posting-an itu karena dendam terhadap polisi. Menurutnya, polisi mengkriminalisasi beberapa ulama yang terlibat dengan proses hukum.

“Ya kebetulan selama ini kan ada mungkin ada tokoh-tokoh agama yang sedang bermasalah, sedang berproses hukum yang dianggap itu kriminalisasi terhadap ulama,” ujar Irwansyah.