Home / Populer / Pesan Tahun Baru Paus Fransiskus, Jangan Padamkan Harapan Imigran & Pengungsi

Pesan Tahun Baru Paus Fransiskus, Jangan Padamkan Harapan Imigran & Pengungsi

Paus Fransiskus melambaikan tangan kepada umat yang berkumpul di Lapangam Santo Petrus, Vatikan untuk berdoa Malaikat Tuhan di akhir misa suci untuk menandai hari perdamaian dunia pada 1 Januari 2018. (AFP/Vincenzo Pinto).(Vincenzo Pinto)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM — Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus menyoroti perjuangan para imigran dan pengungsi dalam pesannya untuk menyongsong tahun baru.

Dia juga menyerukan agar pemimpin dunia menawarkan bantuan lebih kepada mereka pada tahun ini.

Dilansir dari CNN dan Kompas.com, Senin (1/1/2018), di hadapan 40.000 orang di Lapangan Santo Petrus, pemimpin umat Katolik di seluruh dunia ini berharap pemerintah memberikan mereka akses terhadap pendidikan, dan kesejahteraan.

Dia memberikan penghormatan kepada para imigran dan pengungsi yang telah melakukan perjalanan panjang dan berbahaya, demi mencapai masa depan yang lebih baik.

“Imigran dan pengungsi, baik pria dan wanita, mereka mencari kedamaian, inilah semboyan saat ini,” katanya.

Paus Fransiskus juga mengajak umat untuk mendaraskan doa Angelus atau Malaikat Tuhan untuk menandai penetapan 1 Januari sebagai Hari Perdamaian Dunia oleh Gereja Katolik.

“Tolong jangan memadamkan harapan di hati mereka, kita tidak boleh mencekik harapan kedamaian mereka,” tambahnya.

Pada beberapa tahun terakhir, jumlah imigran yang melewati jalur berbahaya di Laut Tengah dari Afrika Utara dan Timur Tengah telah mencapai tingkat krisis.

Tahun lalu, Paus Fransiskus juga telah melakukan perjalanan ke Myanmar dan Bangladesh, di mana etnis minoritas Rohingnya melarikan diri dari serangan operasi militer di Myanmar.

Dalam homili atau khotbahnya, Paus Fransiskus juga menyarankan agar setiap umat berhening sejenak setiap hari untuk berdoa kepada Tuhan yang dapat menjaga jiwa.

Keheningan itu juga dapat menjaga manusia dari konsumerisme, kekosongan kata-kata, ocehan berlebihan, dan teriakan bising.

 

 

 

Penulis  : Veronika Yasinta
Editor    : Veronika Yasinta, Erny
Sumber : CNN, Kompas.com

Baca Juga :  Capres saling klaim menang, masyarakat khawatir

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button