MORAL-POLITIK.COM – Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Aloysius Kobes berujar, partai politik harusnya selalu melakukan pendidikan dan latihan (Diklat) kaderisasi.

Diklat dimaksud bagi anggota yang masuk dalam struktur kepengurusan partai di tingkat kabupaten/kota, hingga ke provinsi.

“Kalau kita perhatikan selama ini, jarang sekali Diklat kaderisasi diberikan kepada para pengurus partai. Harusnya itu bisa menjadi suatu kegiatan utama partai,” kata Kobes kepada moral-politik.com di Kefamenanu, Kamis (8/2/2018) Pukul 08.40 WITA.

Dia menambahkan, selain Diklat kaderisasi, partai juga perlu melakukan kegiatan-kegiatan terstruktur sampai ke tingkat kecamatan.

“Partai tak hanya lakukan Diklat kaderisasi. Hal yang cukup penting dan serius adalah memberikan pemahaman politik yang baik kepada semua masyarakat. Bila perlu, kegiatan bisa sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” terangnya.

Persoalan rendahnya kegiatan kaderisasi dan pencerahan politik kepada masyarakat ini, akunya, adalah masalah besar yang dirasakan secara nasional.

“Akibatnya, banyak kader yang kurang memahami visi dan misi partainya. Ini tidak boleh dibiarkan berkelanjutan,” imbuhnya.

Kobes dalam penuturannya mengakui semua partai politik sebagai media perjuangan yang perlu dihargai kedudukannya.

“Kita tidak boleh saling mencelah. Semua partai politik itu jelas. Ada ideologi yang jelas. Namun bagaimana menerjemahkan ideologi dalam visi misi partai, perlu dipahami semua kader partai,” pungkasnya.

 
Penulis : Ambuga
Editor  : Athen

Baca Juga :  Efek Pembangunan Infrastruktur Terhadap Provinsi NTT