foto: angga/moral-politik.com

MORAL-POLITIK.COM – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) telah memberhentikan kadernya yang tengah duduk di kursi DPR RI, Honing Sani.

Sejak 21 September 2014, Sani telah diberhentikan secara resmi dari keanggotaan PDIP.  Akibatnya, ia yang sudah duduk di DPR RI harus diganti oleh caleg di dapil yang sama, Andreas Hugo Pariera.

Sani resmi bergabung dengan Partai Golkar setelah dikukuhkan oleh Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Timur DPP Golkar Melchias Markus Mekeng di Gedung OMK Keuskupan Larantuka, Rabu (28/2/2018).

Pengukuhan ini ditandai dengan pemakaian jaket kuning Partai Golkar kepada dirinya yang disaksikan oleh Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah NTT DPP Golkar Yosef A. Nae Soi, Wasekjend Viktus Murin, Wasekjend Herman Hayong, Ketua DPD Golkar NTT Melki Laka Lena, dan Ketua Golkar Flotim Yoseph Sani Betan.

Dalam status di facebook-nya, Honing Sani mengatakan di bawah kaki Gunung Ile Mandiri Kota Renya Larantuka, dengan sepenuh hati saya putuskan secara resmi bergabung dengan Partai Golkar.

Semoga ini menjadi partai politik terakhir selama hayat masih dickandung badan.

Pengalaman dicampakan di partai politik yang lama mematangkan saya sekaligus membuat saya lebih dewasa dalam politik.

Semoga Tuhan dan Leluhur Merestui…

Sementara itu, dalam rapat koordinasi dan konsolidasi pemenangan Pemilu DPD Partai  Golkar Kabupaten Sikka, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur Partai Golkar,  Melchias Markus Mekeng menyebutkan, mantan anggota DPR RI Honing Sani telah bergabung di Partai Golkar. Dalam kepengurusan DPP Partai Golkar, Honing Sani menjabat sebagai tenaga ahli di bidang kajian dan strategis.

Penulis : Angga
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 56 = 60