Jefri Riwu Kore. (foto: nyongki/moral-politik.com)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Walikota Kupang Jefri Riwu Kore (Jefri) telah memandatangani Surat Keputusan (SK) pembayaran gaji honorer.

Pencairan honor bagi 1.668 PTT akan dilakukan Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang.

“Saya sudah menandatangani SK, sehingga pembayaran gaji akan dilakukan secepatnya,” kata Jefri kepada wartawa di Kota Kupang, Rabu (28/2/2018) siang.

Jefri menagaskan bahwa pembayaran gaji PTT tidak berhubungan dengan rasionalisasi. Hanya ada penilaian kinerja oleh masing-masing pimpinan OPD untuk meningkatkan kinerja para staf.

“Kita punya tanggung jawab karena PTT menggantungkan hidup pada pemerintah Kota Kupang. Tidak bisa semena-mena memberhentikan mereka. Jika mereka tidak dibutuhkan lagi, dilaporkan OPD untuk diberhentikan,” katanya.

Ia menegaskan, untuk PTT tidak ada yang diberhentikan, tapi mereka sendiri yang meminta mengundurkan diri.

“PTT yang paling banyak mengundurkan diri adalah dokter sekitar 17 orang. Total yang mengundurkan diri dan indispliner sekitar 30 orang. Kalau tidak disiplin tentu diberhentikan,” ujarnya.

Evaluasi kinerja PTT tergantung pimpinan OPD masing-masing. Pasalnya pimpinanlah yang mengetahui sejauh mana kinerja stafnya.

Sementara terkait mutasi, sampai sekarang belum ada rencana mutasi di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − = 6