Ilustrasi. (foto: techno.id)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Setelah 3 pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) Dancing Hall (DH) Kupang tertangkap karena diduga pakai narkoba, tempat ini terancam ditutup.

Alasannya, DH Kupang sebagai tempat hiburan malam, sering dijadikan tempat para pecandu melakukan pesta narkoba.

“DH kan ulang-ulang kita tangkap, kalau sudah begini bisa ditutup,” ujar Kepala Bidang Pencegahan BNN Provinsi NTT, Markus Raga kepada wartawan, Senin (27/2/2018).

Proses penutupan itu, kata Markus, merupakan kewenangan Pemerintah Kota Kupang, BNN hanya memberi rekomendasi.

Dia meminta Dinas Pariwisata Kota Kupang pro aktif untuk melakukan fungsi kontrol terhadap tempat hiburan malam yang sudah meresahkan masyarakat.

“Kalau Walikota merasa terganggu, seharusnya meminta rekomendasi dari BNN untuk mengambil langkah. Jika tidak, kota ini mau jadi apa?” katanya.

Dia juga membantah pernyataan manajer DH Kupang yang mengaku para pelaku itu sudah selesai masa kontraknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

80 − 76 =