foto: nyongki/moral-politik.com

 
MORAL-POLITIK.COM – Dua Fraksi di DPRD Kota Kupang yaitu Fraksi Golkar dan Demokrat setuju dengan langkah pimpinan DPRD Kota Kupang untuk melaporkan akun Facebook atas nama Rudiyanto Tonubesi (RT) ke pihak kepolisian.

Pasalnya postingan pemilik Akun Facebook yang menyebut ada oknum anggota DPRD Kota Kupang menerima uang sebesar Rp 500 juta dari manajemen Transmart sungguh memalukan, dan postingan tersebut merupakan pelecehan terhadap lembaga DPRD.

“Kami yang berada di lembaga ini tidak terima dengan tulisan di Facebook yang menyebut ada oknum lembaga DPRD yang menerima uang dari manajemen Transmart,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Tellendmark Daud kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Senin (5/3/2018).

Menurutnya laporan yang dilayangkan untuk memulihkan nama lembaga DPRD. Sebab yang disebutkan dalam postingan tersebut tidak menyebut nama orang, tapi hanya menyebut beberapa oknum di lembaga DPRD, sehingga sebagai anggota DPRD dirinya merasa terhina.

“Kalau akun itu benar Rudiyanto Tonubesi yang ‎merupakan mantan Anggota DPRD, maka dia merupakan orang hebat, sehingga postingannya harus bisa dipertanggungjawabkan,” kata Tellend.

Tellend juga mengungkapkan kekesalannya terkait tulisan dalam postingan tersebut yang menyebu‎t DPRD mengais rejeki dari Transmart. Padahal kalau benar ada oknum menerima uang maka harus disebut namanya saja, dan jangan menyebut DPRD, karena DPRD itu bukan perorangan tapi merupakan lembaga terhormat.

‎”Kata kais itu identik dengan binatang yang mengais-ngais untuk mencari makanan, sehingga kalau dia menyebut DPRD mengais rejeki, maka dia juga beranggapan bahwa DPRD sama seperti binatang,” tegas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 3 =