Foto: Angga/Moral-politik.com

MORAL-POLITIK.COM – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka kembali melakukan aksi damai, Selasa(13/03/2018).

Aksi dama GMNI itu dilaksanakan di depan Kantor DPRD Sikka, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.

Kedatangan mereka untuk meminta pertanggungjawaban dari Plt. Ketua DPRD Sikka Donatus David terkait pernyataannya yang mengindikasi mengancam aktivis GMNI Sikka saat berdialog di ruang kerja DPRD Sikka pada Jumat (9/3/2018) yang lalu.

Ketua DPC GMNI Sikka Emilianus Naga mengatakan, dalam aksi damai ini kami meminta pertanggungjawaban dari DPRD Sikka Donatus David dalam pernyataannya ada indikasi mengancam mahasiswa GMNI saat berdialog dengan beberapa aktivis di ruang kerja DPRD Sikka.

Selain itu, GMNI menilai DPRD Sikka telah berbohong akan berdialog dengan para aktivis, nyatanya Anggota DPRD Sikka tidak mau berdialog bersama GMNI pada jumat (9/3/2018)

Ketua GMNI Sikka ini juga mengecam dan meminta pertanggungjawaban atas pernyataan anggota DPRD Sikka Donatus David yang menganggap revisi UU MD3 adalah suatu masalah yang tidak penting dan genting.

“Kami sayangkan saja, ada anggota DPRD Sikka yang mengatakan revisi UU MD3 tidak penting. Padahal UU MD3 ini telah menciderai amanah rakyat terhadap sistem demokrasi,” ungkapnya.

Frit merasa kecewa dalam aksi ini, aktivis GMNI Sikka tidak diterima oleh anggota DPRD Sikka untuk menyampaikan aspirasinya.

“Kami cukup kecewa sekali tidak bisa berdialog dengan seluruh anggota DPRD Sikka,” ungakpnya kesal.

Ia juga menegaskan, akan kembali melakukan aksi damai di Kantor DPRD Sikka dengan masa yang lebih banyak lagi.

Donatus David

Sementara itu Plt. Ketua DPRD Sikka Donatus David saat ingin dikonfrimasi media ini  di Kantor DPRD Sikka tidak berhasil ditemui. Tetapi ada salah satu anggota DPRD saat ditanya keberadaan Plt. DPRD Sikka mengatakan, beliaunya sedang berada di Kupang, ada kegiatan.

Berdasarkan pantuan media, aksi GMNI Sikka ini juga mendesak DPRD Kabupaten Sikka untuk menandatangani petisi sebagai bentuk dukungan DPRD Sikka terhadap penolakan revisi UU MD3.

Penulis : Angga
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 + = 19