Foto: V.J. Boekan/Moral-politik.com

 

MORAL-POLITIK.COM – Hari Raya Paskah bagi umat Kristiani di seluruh penjuru dunia, tinggal beberapa hari lagi.

Dalam perayaan ini, Yesus kembali dikenang karena karya penyelamatan yang dilakukan-Nya.

Yesus Kristus, dalam pemahaman umat Kristiani, adalah Anak Allah yang menjelma menjadi daging dan darah, tinggal di tengah-tengah manusia.

Dalam Perayaan Paskah, Yesus diagungkan karena banyak alasan. Salah satunya karena Dia telah menyelesaikan tugas yang diembankan kepada-Nya.

“Dia menjadi agung dan penuh kuasa karena telah menyelesaikan tugas yang diemban-Nya,” kata RD. Dionisius Manikin kepada 8.500 umat Katolik yang mengikuti perayaan Jumat Agung di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang, Kota Kupang, Jumat (30/3/2018) Pukul 15.00 WITA.

Dionisius mengatakan, bukti teks yang menunjukkan terselesaikannya tugas yang diemban oleh Yesus adalah dua kata yang diucapkan Yesus sendiri di atas kayu salib.

“Saat sebelum wafat, Yesus berkata ‘Sudah selesai’,” terang Dionisius.

Yesus, oleh umat Kristiani, diagungkan juga sebagai seorang raja. Namun, raja yang dimaksudkan bukanlah seperti raja-raja yang lain.

“Seorang raja atau kaisar pada zaman dulu sangat disegani dan dihormati. Bahkan raja di Flores dan di Timor sangat dihormati,” jelasnya.

“Namun Yesus yang diagungkan, bukanlah seperti semua raja yang selalu ingin dihormati. Dia yang kita sembah bukan dalam wajah penuh kekuasan seperti raja-raja pada zaman dulu. Tuhan yang kita hormati pada Jumat agung ini adalah dia yang sedang disalibkan,” imbuhnya menjelaskan.

Bahkan, lanjutnya, Raja yang diagungkan itu adalah sosok yang telah rusak tubuh-Nya.

“Dan Dia bersedia disalibkan,” katanya di hadapan ribuan umat yang membisu.

Dengan begitu, genaplah seluruh karya penyelamatan Allah terhadap manusia.

“Dengan demikian Yesus menggenapi seluruh rencana karya penyelamatan manusia. Justru dalam kematian, lahirlah kehidupan Allah. Dalam kehinaan hadirlah kemuliaan Allah. Dalam kelemahan, hadirlah kekuatan Tuhan. Dan dalam kemiskinan hidup, lahirlah kekayaan Allah,” katanya menegakan.

 

 

Penulis  : Ambuga
Editor    : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 24 = 32