David Marts Mangi. (foto: nyongki/moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang, mendapat alokasi 14 ribu keping blangko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri.

Dengan jumlah sebanyak itu, pihak Dispendukcapil Kota Kupang memprioritaskan pencetakan bagi Warga Kota Kupang yang telah melakukan perekaman e-KTP sejak tahun 2016, namun belum mengantongi kartu identitas kependudukan elektronik tersebut.

Kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (1/3/2018) Kadispendukcapil Kota KupangnDavid Marts Mangi mengatakan, ‎jumlah warga Kota Kupang yang telah melakukan perekaman e-KTP sejak tahun 2016 dan 2017, namun belum mendapatkan e-KTP jumlahnya ‎mencapai 44 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut tentu tidak semuanya bakal mendapat KTP, sebab kuotanya masih berkurang.

“Memang alokasi belum mencukupi, hanya saja masih ada sisa dari kuota 8 ribu keping dari pengadaan awal tahun, sehingga hampir sebagian besar warga Kota sudah bisa mengantongi e-KTP,” katanya.

Ia mengatakan, sejak 14 ribu keping e-KTP alokasi tiba di Disepnduk, pihaknya terus ngebut melakukan pencetakan. Dalam kurun waktu dua hari sudah hampir 3.000 e-KTP tercetak, dan setiap hari hampir semua staf yang ada bekerja lembur hingga pukul 22.00 WITA, bahkan pada hari kedua semua staf lembur sampai pada pukul 23.00 WITA.

‎”Kami memang berencana akan memburu pencetakan untuk warga yang telah melakukan perekaman sejak tahun 2016, dan sesuai rencana kami akan melakukan kerja lembur selama sebulan penuh, untuk mengejar ketertinggalan pencetakan. Bahkan hari Sabtu dan Minggu kami terus bekerja,” kata Mangi‎.

Mangi mengaku, dalam dua hari pencetakan e-KTP, perekama yang dilakukan tahun 2016 telah rampung di cetak, dan terhitung sejak hari ini, pencetakan mulai dilakukan untuk perekaman yang dilakukan tahun 2017.‎

 

Penulis : Nyongki
Editor  : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + = 22