foto: angga/moral-politik.com

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka melakukan aksi damai, Jumat (9/3/2018) di Kantor DPRD Sikka.

Dalam aksi damai tersebut Anton selaku koordinator aksi minta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak menandatangani pasal dalam UU MD3 yang baru direvisi oleh DPR.

Menurutnya, lahirnya revisi UU MD3 membuktikan bahwa anggota DPR hari ini tidak lagi becus dan anti kritik. Anggota DPR saat ini tidak lagi berfungsi sebagai Dewan Perwakilan Rakyat tapi untuk pribadinya sendiri.

Lanjutnya, pasal 122 yang dihasilkan tersebut jelas bertentangan dengan UUD 1945 yang memberikan kebebasan terhadap masyarakat untuk berserikat dan menyampaikan pendapat. Revisi terhadap UU MD3 tersebut mematikan demokrasi yang ada di Indonesia dan menganggap masyarakat telah dikerdilkan kebebasan berpendapatnya.

“Hadirnya revisi UU MD3 telah menciderai amanah rakyat terhadap sistem demokrasi di Indonesia,” ungkapnya.

Emilianus Y. Naga

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Sikka Emilianus Y. Naga mendesak pemerintah melalui DPRD Kabupaten Sikka untuk mencabut revisi UU MD3 yaitu pasal 73, 122 huruf K dan pasal 245. Kita juga menuntut MK membatalkan tiga pasal dalam UU MD3.

Pihaknya berharap Jokowi tidak menandatangani hasil Revisi UU MD3 yang baru saja disahkan oleh rapat paripurna DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon itu.

Ia juga melarang pemerintah menjadikan DPR sebagai lembaga adi kuasa dan kebal hukum.

“Aksi damai ini, kita mendesak presiden Jokowi untuk tidak menandatangi UU MD3 yang baru direvisi oleh DPR,” tegasnya.

Selain itu, tambahnya, GMNI Sikka juga mendesak DPRD Kabupaten Sikka untuk menandatangani petisi sebagai bentuk dukungan DPRD Sikka terhadap penolakan revisi UU MD3.

Berdasarkan pantuan Moral-politik.com, kota Maumere diguyur hujan deras tapi aktivis GMNI terus melakukan orasinya. Aksi mereka langsung dijaga ketat oleh anggota Polres Sikka di Kantor DPRD Sikka.

 
Penulis : Angga
Editor  : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

89 + = 97