PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP — Aksi bek sayap Real Madrid, Achraf Hakimi (kanan), saat mencetak gol ke gawang Sevilla dalam pertandingan La Liga Spanyol 2017-2018 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, pada 9 Desember 2017.

MORAL-POLITIK.COM – Sehebat-hebatnya pemain, pelatih yang memutuskan diturunkan dalam laga atau tidak. Begitupun dengan ambisi-ambisi lainnya.

Dilansir Bolasport.com, bek belia Real Madrid, Achraf Hakimi, melewatkan kesempatan untuk berduel dengan Neymar yang merupakan bintang Paris Saint-Germain (PSG).

Pertemuan Madrid dan PSG mewarnai babak 16 besar Liga Champions 2017-2018.

Neymar tampil pada leg pertama di Santiago Bernabeu, tetapi kemudian absen dalam partai kedua karena cedera metatarsal.

Dalam pertandingan pertama, Achraf Hakimi terpaksa hanya menjadi penonton di bangku cadangan.

Posisi bek kanan kala itu dipercayakan kepada Nacho.

Padahal, jika dimainkan, Achraf bisa berhadapan langsung dengan Neymar karena posisi mereka berdua saling bersinggungan.

“Saya ingin menjaga Neymar. Akan tetapi, pelatih membuat keputusan tepat dengan memainkan Nacho,” tutur Achraf seperti dikutip BolaSport.com dari Marca.

“Pelatih memutuskan untuk menurunkan Nacho. Saya pun ikut bahagia karena kami lolos ke fase berikutnya,” kata Wonderkid berusia 19 tahun itu.

Madrid menyingkirkan PSG dengan agregat 5-2.

Di perempat final, Cristiano Ronaldo dkk ditantang Juventus.

 
Penulis  : Ade Jayadireja
Editor    : Dimas Wahyu Indrajaya, Erny
Sumber : Marca.com, Bolasport.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

29 − = 25