Ilustrasi: Direktur the Netherlands Education Support Oftice (Nuffic NESO Indonesia). Peter van Tuijl (tengah). foto: divianews.com

 

MORAL-POLITIK.COM – Nuffic Neso, organisasi non profit asal Belanda menawarkan program beasiswa bagi putra putri NTT, khususnya Kota Kupang yang ingin melanjutkan pendidikan di Belanda.

Student Konselor Nuffic Neso Indonseia, Vidi Noval‎ kepada wartawan di Universitas Kristen Artha Wacana, Kamis (1/3/2018) mengatakan, beasiswa StuNed merupakan salah satu beasiswa yang diberikah oleh pemerintah Belanda bagi warga negara Indonesia. Sampai saat ini sudah ada 3.900 lebih penerima. StuNed, dan kurang dari 2 persen penerima StuNed berasal dari NTT.

Ia mengatakan, pendidikan yang ditawarkan dalam beasiswa ini ‎merupakan pendidikan yang berkualitas. Saat ini 13 dari 14 universitas yang dibiayai oleh negara Belanda, sudah masuk kedalam 200 besar rangking dunia.

“Oleh karena itu itu bisa disimpulkan bahwa kualitas pendidikan di Belanda sudah merata dan diakui dunia,” katanya.

Ia mengaku, Program Beasiswa StuNed belum begitu diketahui secara luas di NTT, sehingga pihak Nuffic Neso perlu melakukan sosialisasi yang intens. Apalagi sasaran dari pemerintah Belanda untuk beasiswa ini untuk masyarakat dari luar Pulau Jawa.

Kalau untuk NTT, penerima beasiswa StuNed berdasarkan periode sangat kecil. StuNed II hanya 6 orang penerima beasiswa, SudNed III 30 orang, StuNed IV 13 penerima, dan StuNed V belum ada penerima asal NTT.

Ia mengaku untuk penerima beasiswa SudNed bagi yang ingin melanjutkan studi ke Jenjang Strata II (S2) dan Strata III (S3). Untuk penerima beasiswa ke jenjang S2, harus mempunyai IPK minimal 3, sedangkan untuk S3, minimal IPK 2,7.

 

 
Penulis : Nyongki
Editor  : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − 11 =