Bernadinus Mere. (Foto: Nyongki/Moral-politik.com)

MORAL-POLITIK.COM – Sidang perubahan anggaran tahun 2017 lalu, pemerintah Kota Kupang menambah alokasi dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) senilai Rp 250 juta.

Penambahan dana PEM tersebut untuk setiap kelurahan di Kota Kupang, sehingga total alokasi keseluruhan sudah mencapai Rp 750 juta per kelurahan.

Khusus untuk 7 kelurahan di Kecamatan Oebobo, semuanya telah mendapat alokasi tambahan dana PEM sebesar Rp 250 juta.

Camat Oebobo Bernadinus Mere, kepada wartawan di Kantornya, Rabu (13/3/2018) mengatakan, ‎penyaluran dana PEM ditujuh kelurahan, sudah berjalan dengan baik dengan jumlah penyaluran sudah mencapai Rp 3 Miliar, 750 Juta. Namun untuk progres pengembalian yang masih jauh dari harapan.

“Memang penyalurannya berjalan baik, hanya saja progress pengembalian masih terhambat,” katanya.

Ia mengaku terhadap progress pelunasan yang tidak berjalan lancar, dirinya yelah meminta pihak kelurahan dana LPM untuk bisa memantau proses pengembalian dana PEM dengan lancar, agar dana tersebut bisa dimanfaatkan juga oleh masyarakat yang ingin berusaha dengan menggunakan dana PEM.

‎Selain dana PEM, kata Mere, khusus di Kecamatan Oebobo telah mendapat ‎
‎dana untuk operasional posyandu balita sebesar Rp 331 Juta untuk 7 kelurahan. Dana untuk 38 dasawisma di tujuh kelurahan sebesar Rp 133 juta, serta dana operasional RT untuk 278 Ketua RT sebesar Rp 1,251 Miliar.‎

Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + 1 =