Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance/Moral-politik.com)

MORAL-POLITIK.COM – Eksistensi partai politik (parpol) mendapat penilaian dari tokoh Nasional.

Berikut ini kedua parpol besar tanah air disoroti oleh Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

Detik.com melansir, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta kader Golkar untuk menaikan elektabilitas partai karena masih tertinggal dengan PDIP. Caranya, Golkar harus mendukung Presiden Jokowi dalam Pilpres 2019.

Awalnya, Luhut memaparkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Elektabilitas Golkar dibawah PDIP dengan memperoleh sebesar 9,4%.

“Jadi Golkar gimana, kita harus manfaatkan itu tadi, dukungan terhadap calon presiden mempengaruhi pilihan partai karena Golkar mencalonkan ini (Jokowi). Maka 33,4 persen itu dukungan pada Golkar, kalau kalian tidak calonkan dia (Jokowi), dukngan cuma segini, ini fakta,” ujar Luhut dalam sambutan acara pembekalan untuk calon legislatif (caleg) Golkar di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018).

Luhut menilai Golkar masih tertinggal dengan PDIP lantaran selau ada konflik internal. Sedangkan, PDIP bisa unggul dari Golkar lantaran kharisma Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Anda lihat ini. Golkar cuma segini, kenapa? Ya kita lihat banyak kungfunya di Golkar itu, semua ingin jadi pemimpin, ingin betumbuk sana-sani,” ucap Luhut.

“Golkar harus hati-hati. Ini PDIP jauh lebih baik daripada Golkar, jadi mereka lebih militan daripada Golkar,” imbuh dia.

Sementara itu, Luhut meminta kader Golkar terus solid dan menghindari perpecahan agar elektabilitas partai naik. Luhut mengaku optimistis elektabilitas Golkar bisa unggul dari PDIP pada tahun 2019.

“Golkar tuh harus solid, jangan bicara aneh-aneh lagi, sudah lewat itu. Jangan ada faksi ini, faksi sana, lewat itu. Kalau Golkar ingin 18-20 persen nanti tahun 2019, kalau Golkar ingin jadi pelengkap penderita, bertumbuk saja kalian, selesai barang itu,” tuturnya.

 
Penulis  : Faiq Hidayat
Editor    : Rvk, Erny
Sumber : Detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 66 = 76