Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily. Dokumen Partai Golkar

MORAL-POLITIK.COM – PDI-P dan sejumlah partai koalisi telah bulat menyatakan dukungan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Bagaimana dengan partai koalisi lain, semisal Golkar?

Merdeka.com melansir bahwa DPP Partai Golkar belum membahas secara khusus soal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilpres 2019 nanti. Saat ini partai berlambang beringin ini masih fokus pada upaya pemulihan pascapelaksanaan Munaslub akhir 2017 lalu.

Hal ini disampaikan Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzili. “Kita belum bicara soal cawapres karena kita ingin melakukan recovery pasca munaslub kemarin bagaimana supaya elektabilitas partai semakin tinggi,” jelasnya di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (16/3) sore.

Elektabilitas ini penting karena akan menambah kekuatan Golkar untuk mencapai targetnya menjadi pemenang Pemilu 2019.

“Soal cawapres belum dibahas. Ada waktunya,” kata Ace.

Ace mengatakan, tiap parpol memiliki referensi tersendiri terkait cawapres yang layak mendampingi Jokowi. Termasuk juga Golkar.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan ada dua kriteria cawapres yang cocok menjadi pendamping Jokowi. Pertama bisa mendongkrak suara untuk pemenangan kembali Jokowi dan membantu Jokowi dalam bidang perekonomian.

“Bisa membantu pemenangan Pak Jokowi dan bisa membantu kepemimpinan Pak Jokowi di bidang ekonomi,” sebutnya.

 

Penulis  : Hari Ariyanti
Editor    : Athen
Sumber : Merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 3 =