Marianus Gaharpung. (foto: angga/moral-politik.com)

MORAL-POLITIK.COM – Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan pembiaran terhaap royek pembangunan Kantor Bupati Siikka.

Kepemimpinan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka Poulus Nong Susar (ANSAR) diminta harus bertanggung jawab terhadap terbelengkainya proyek pembangunan kantor bupati Sikka tersebut.

“Kontraktor pergi tinggalkan pekerjaan pembangunan Kantor Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera dan Poulus Nong Susar harus bertanggung jawab,” ujar salah pakar hukum Marianus Gaharpung melalui pesan WhatsApp yang diterima Moral-politik.com, Minggu (11 /3/2018) di Maumere.

Baginya semua pembangunan di Kabupaten Sikka penanggungjawabnya adalah Bupati Sikka dan Wakil Bupati Sikka.

Marianus Gaharpung meminta pemerintah segera memanggil kontraktor tersebut agar bisa menyelesaikan pekerjaan pembangunan Kantor Bupati Sikka. Sehingga tidak dibiarkan begitu saja.

Selain itu, BPK harus segera audit penggunakan dana tersebut. Jika ada temuan kerugian negara, BPK harus secara jujur transparan untuk disampaikan kepada publik masyarakat Kabupaten Sikka

Dosen Universitas Surabaya ini mengungkapkan, peristiwa mangkraknya pembangunan Kantor Bupati Sikka menjadi pelajaran bagi setiap pemimpin di Sikka.

“Jangan mau dekat pemilukada baru membangun sesuatu yang luar biasa agar mendapat pujian masyarakat bahwa berhasil. Hasilnya banyak proyek yang mangkrak,” pungkas dia.

 

 

Penulis : Angga
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

75 − 71 =