Andreas Hugo Pareira. (Foto: Angga/Moral-politik.com)

MORAL-POLITIK.COM – Kementerian Pertahanan dan Keamanan RI melalui utusan, Irjen Kemhan, Letjen Agus Sutomo mengunjungi Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedatangan orang Kementerian Pertahanan Nasional ini untuk melakukan survey lokasi pembangunan Markas Komando Resort Militer (Korem). Ada dua Kabupaten di Flores yang menjadi lokasi pembangunan Korem, yaitu Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.

Anggota DPR RI, Andres Hugo Pareira saat dihubungi Moral-politik.com melalui pesan WhatsAppnya, Sabtu (24/03/18) mengatakan, pembangunan Korem di Pulau Flores ini tidak menjadi prioritas dalam kerangka Sistem Pertahanan Nasional.

Baginya pembangunan Korem perlu ada penjelasan urgensi-nya dalam kerangka sistem Pertahanan Nasional.

Andreas menilai saat ini bangsa kita lebih membutuhkan pembagunan dalam sistem Pertahanan Laut. Mengingat wilayah negara kita adalah wilayah lautan dengan rentang jangkauan wilyah udara yang sangat luas.

“Pembangunan Korem di Flores ini tidak menjadi prioritas. Sebaiknya dikaji ulang tingkat kebutuhannya,” ujar Politisi PDIP asal Kabupaten Sikka ini.

Letjen Agus Sutomo

Sementara itu Kementrian Pertahanan dan Keamanan RI melalui utusannya Irjen Kemhan RI, Letjen Agus Sutomo mengatakan, kedatangan pihaknya ke Flores dalam rangka pengecekan lahan dan lokasi yang direncanakan akan dibangun Makorem dan Batalyon di Flores.

Kata Sutomo, sejauh ini Korem 161/Wira Sakti Kupang membawahi 13 Kodim dan 4 Kodim pemekaran di seluruh wilayah Provinsi NTT. Karena itu, jumlah Kodim ini akan dibagi dua dengan hadirnya Korem 165/Wira Cendana.

Menurut Sutomo, Kabupaten Sikka akan menjadi lokasi Makorem alternatif 1. Kabupaten Ende untuk alternatif 2 pembangunan Korem.

“Kami dari Kemhan RI akan mengkajinya. Apakah dengan pembangunan Makorem dan Batalyon ini, bapak,ibu sekalian menerima? Kalau menerima kami bangun, kalau tidak, kami tidak bangun,” ucapnya.

Nong Susar

Terkait lokasi pembangunan Korem, Nong Susar mengatakan, ada dua lokasi yang menjadi calon pembangunan Korem yaitu Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.

“Di Sikka lokasi pembangunan Korem di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda. Besok beliaunya ke Ende juga untuk meninjau lokasi pembangunan Korem,” ujarnya.

Menurut Nong, pembangunan markas Korem di Pulau Flores kita Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka memberikan respon yang yang positif. Kehadiran Korem ini akan memberi dampak yang positif bagi masyarakat dari sisi keamanan dan ekonomi.

Selain itu, katanya , pemerintah pusat punya pertimbangan tersendiri untuk pembangunan Korem di Flores. Cepat atau lambat, kedepan nantinya Pulau Flores akan menjadi Provinsi Flores. Ketika penentuan calon ibukota provinsi, Maumere bisa menjadi ibukotanya karena keberadaan Korem ini.

“Kita menyambut baik keberadaan Korem di Kabupaten Sikka. Kita dukung sekali,” ujar Plt. Bupati Sikka ini.

 
Penulis : Angga
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 2 =