Perempuan Saudi di pusat perbelanjaan. alarabiya.net

 
MORAL-POLITIK.COM – Reformasi terus bergulir, tak terkecuali di Arab Saudi soal peran wanita.

Melansir Merdeka.com, Arab Saudi kini membolehkan wanita menjadi anggota militer. Pendaftaran bagi kaum hawa yang ingin jadi tentara itu sudah dimulai. Namun ada pengecualian bagi wanita yang menikah dengan warga non Saudi, mereka terancam tak diperbolehkan mendaftar menjadi anggota militer.

Direktorat Keamanan Publik Saudi akan menerima perempuan di pos kemiliteran di beberapa kota, termasuk Riyadh, Madinah, Makkah, Qassim, dan Asir.

Menurut Saudi Press Agency yang dilansir laman Emirates Woman, Senin (26/2), pelamar harus lahir dan besar di Saudi. Hanya ada satu pengecualian, yaitu jika ayah dari wanita itu harus tinggal di luar negeri karena tugas pemerintah.

Beberapa kriteria calon tentara wanita seperti berusia 25 sampai 35 tahun, tinggi badan 155 sentimeter, dan ijazah minimal SMA.

Menurut laporan Gulf Business, mereka akan diberikan tanggung jawab, seperti menyelidiki kejahatan, mengatur lalu lintas, mengeluarkan izin mengemudi dan melindungi jemaah masjid. Bagi yang ingin melamar, bisa mendaftar melalui media daring di jobs.moi.gov.sa sampai 1 Maret.

Semua pelamar harus lulus tes wawancara, pemeriksaan medis dan pemeriksaan latar belakang.

 

 

Penulis  : Fellyanda Suci Agiesta
Editor    : Athen
Sumber : Merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

44 − 34 =