David Marts Mangi. (foto: nyongki/moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Pemerintah Kota Kupang kembali menaikan santunan duka bagi keluarga tidak mampu di Kota Kupang di tahun 2018 ini.

Santunan duka yang semula hanya Rp 2,5 juta persatu peristiwa kematian, dinaikan menjadi Rp 3,5 juta per peristiwa kematian.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang David Marts Mangi kepada wartawan di Kota Kupang, Jumat (2/3/2018) menuturkan, sebenarnya kenaikan ‎santunan kematian sudah diberlakukan sejak tahun 2017 lalu. Hanya kenaikan santunan baru terjadi pada bulan Juli, setelah sidang ABPD perubahan anggaran tahun yang sama.

Sedangkan untuk tahun 2018, kata dia, diberlakukan sejak awal tahun deengan alokasi keseluruhan sebesar Rp 3, 5 miliar untuk 1000 peristiwa kematian.

“Alokasi masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, karena berdasarkan estimasi jumlah kematian sejak bantuan ini diluncurkan rata-rata berada di bawah 1000 peristiwa kematian. Kelebihan peristiwa kematian hanya terjadi di tahun 2016, namun jumlahnya juga tidak terlalu banyak,” katanya.

‎Ia mengatakan, selain Santunan, pemerintah juga masih berlakukan pemberian akta kematian secara gratis.

“Biasanya akta kematian langsung diberikan bersamaan dengan pemberian Santunan, jika pihak Rt, Kelurahan merespon langsung dan melapor ke Dispendukcapil jika ada peristiwa kematian keluarga tidak mampu di Kota Kupang,” pungkas dia.

 
Penulis : Nyongki
Editor  : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

37 − = 35