www.hmetro.com.my – Hasmah Masroh ketika menangisi kepergian anaknya (kiri), Hasmah Masroh bersama anaknya yang meninggal.

MORAL-POLITIK.COM – Untung dan malang terkadang datang laksana mimpi, tak pernah terbayangkan.

Kisah pilu ini sungguh terjadi dan dialami oleh seorang Ibu bernama Hasmah Masroh (32).

Tribunnews.com melansir, Hasmah Masroh tak kuasa mengendalikan luahan histerisnya, di ruang jenazah Rumah Sakit Port Dickson (HPD), Malaysia.

“Maafkan ibu, maafkan ibu sayang, ibu tak sengaja,” jerit Hasmah.

“Ibu minta maaf sayang, ibu betul-betul terlupa. Ibu tak ingat, ibu menyesal. Malam tadi Awfa okey saja, hari ini Awfa dah pergi tinggalkan ibu,” demikian Hasmah terus berteriak histeris sambil menangis.

Hasmah adalah seorang ibu yang baru saja ditimpa kemalangan.

Ia membawa anak perempuannya, Nur Awfa Humaisha Muhammad Ali Riduan (2), ke tempat kerjanya, naik mobil.

Hasmah bekerja sebagai pengajar di sebuah sekolah kejuruan.

Nur Awfa, yang dari rumah dalam kondisi tidur, diletakkan Hasmah di jok belakang mobil.

Sampai di sekolah itu pukul 9 pagi, Hasmah mematikan mesin mobil, turun, dan masuk ke sekolah.

Ia rupanya lupa membawa anak di dalam mobil.

Empat jam kemudian, atau sekitar pukul 13.00, Hasmah baru ingat membawa anak.

Ia berlari menuju mobil.

Nahas, ia sudah melihat anaknya itu tak sadarkan diri.

Hasmah sempat melarikannya ke rumah sakit, tapi ternyata anak keduanya itu sudah meninggal.

Menurut laporan kepolisian, Nur Awfa meninggal dunia karena kondisi di dalam mobil yang terlalu panas.

Sementara itu, ayah korban, Muhammad Ali Riduan (30), mengatakan, dia mengetahui kejadian nahas ini pukul 13.30.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Hasmah.

“Saya ikhlas dengan takdir ini, dan sesungguhnya Allah SWT lebih menyayanginya,” katanya sambil menangis. (*)

 

Penulis   : Aji Bramastra
Editor    : Athen
Sumber : Tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

62 − = 57