Air laut di muara Jembatan Selam, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/2/2018) Pukul 11.00 WITA. (foto: alvaro)

 

MORAL-POLITIK.COM – Jumat (16/2/2018) Pukul 11.00 WITA, masih dalam euforia Hari Raya Imlek 2018, Kota Kupang disuguhi pemandangan menarik.

Hal tersebut terjadi di Jembatan Selam yang terletak di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan atau yang lazim disingkat LLBK.

Kawasan ini tepatnya terletak di Pulau Timor, di pesisir Teluk Kupang, bagian barat laut pulau Timor.

Kelurahan LLBK adalah kota tua. Di tempat ini ada Brigade Infanteri 21/Komodo Batalyon Infanteri 743/PSY atau yang lebih familiar disebut Benteng TNI AD, dan kompleks pertokoan yang dipisahkan sebuah jembatan karena tedapat muara, diberi nama Jembatan Selam.

Jembatan Selam mengandalkan air dari laut Kupang. Jika air laut pasang jembatan setinggi enam meter itu bisa nyaris dipenuhi air laut. Lebih-lebih pada musim barat, tepatnya menjelang Tahun Baru China atau Imlek.

Sedangkan jika air laut surut, area di bawah jembatan diairi air dari sungai di Kelurahan Mantasi, Kelurahan Airmata, dan Kelurahan Fontein yang merupakan muara dari Kali Mantasi.

Penulusuran dari kali-kali ini harus berlanjut agar semua panorama yang ada bisa di data untuk di ekspos luas.

Singkat kata, Kota Kupang masih banyak menyimpan cerita tentang kekayaan sumber daya alam yang bisa dijadikan sebagai obye wisata lokal, jika belum mau dibilang obyek wisata Nusantara, apalagi Mancanegara.

Bagaimana menariknya Jembatan Selam? Simak potret berikut ini.

Potret-potret ini tentu lebih berbeda jika Anda bisa meluangkan waktu untuk langsung menikmatinya dengan mata bugil. Apalagi berkencan dengan dia yang membuat jantungmu terus berdetak kencang-kencang.

Desiran, bahkan gemuruh ombak yang menerpa Benteng TNI dan pertokoan di sekitar kali bakal membawa kesan tersendiri.

Ayo, tunggu apalagi….

 

 

Penulis : V.J. Boekan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

26 − 20 =