Ci Nomleni dalam Balutan Motif Amanuban. (foto: matatimor.com)

MORAL-POLITIK.COM – Bukan rahasia lagi jika Nona-nona Timor dikaruniai tubuh yang indah dan wajah molek.

Tenun ikat Timor pun semolek Nona-nona Timor. Bayangkan sendiri apabila keindahan Nona-nona Timor dibaluti dengan tenun ikat motif Timor, khususnya dari daerah Amanuban.

Melansir Matatimor.com, seorang dara muda bernama Norci Nomleni yang sering eksis di media sosial Facebook dengan profil Ci Nomleni, sejak dua bulan lalu, gencar mempromosikan motif tenun Amanuban lewat media sosial Facebook maupun instagram.

Pemilik Akun Instagram Cinomleni ini memosting beberapa pose dirinya berbalutkan sarung motif TTS (Amanuban) yang menawan.

Gadis kelahiran Niki-niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Timor Tengah Selatan ini ketika dikonfirmasi tentang alasan yang membuatnya gencar mempromosikan motif TTS mengatakan, bermula dari rasa kecintaanya terhadap motif Timor, sekaligus ingin menceritakan kepada khalayak ramai bahwa memang di Timor ada banyak warna budaya.

“Untuk itu harapan saya bagi kaum muda dan masyarakat boleh bergaya kekinian mengikuti perubahan globalisasi tapi tetap style dengan model klasik yang beretika dalam berpakaian, sebagai tanda rasa syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan lewat sejuta warna dalam budaya,” ungkap Ci lewat pesan WA kepada matatimor.com

Motif Fatupolo

Ci Nomleni, Nona Timor alumni STAKN Kupang ini, dengan segala upayanya mencoba bercerita lewat karyanya.

Dukungan dari saudaranya sebagai desainer busana membantunya dalam menjalankan promosi motif ini.

Semenjak mempromosikan motif ini, puluhan lembar sarung maupun selimut terjual secara online.

Ia, selain dari pada mempromosikan motif sarung, juga tengah menekuni beberapa asesoris berbalutkan motif diantaranya sepatu, sarung gadget (hp), dan tas.

Harga selimut bermotif Amanuban, TTS di mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 5 juta. Tergantung model dan jenis. Semisal jenis Lotis, Futus, dan Buna.

Nona Timor yang kesehariannya sebagai penyuluh Agama Kristen di Kantor Kemenag TTS ini, punya mimpi suatu saat dapat menjadi model profesional dalam busana adat daerah yang beretika.

Selain itu dia juga berharap, suatu ketika usaha yang baru dirintisnya ini dapat meraih sukses besar.

Kepada Pemerintah, Ci berharap dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya kepada kaum muda untuk lebih melestarikan budaya.

Berikut ini sepatu dan tas berbalutkan Motif Timor.

Kita tentu berharap agar pemerintah dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan bernuansa kebudayaan sesering mungkin, misalnya lomba fashion show, lomba merancang busana.

Kita berharap dengan omba-lomba ini bisa semakin meningkatkan pemahaman kaum muda tentang kebudayaan sebagai sebuah anugerah.

 

Penulis  : Matatimor
Editor    : Erny
Sumber : Matatimor.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 87 = 97