MORAL-POLITIK.COM – Semakin hari bertambah bakal calon presiden yang akan menarik simpatik partai politik (parpol).

Tanggapan dari para politisi juga beragam-ragam.

Voa-islam.com melansir, nama Tuan Guru Bajang (TGB) M. Zainul Majdi belakangan ini sedang menjadi buah bibir.

Tidak hanya karena ia membawa Nusa Tenggata Barat (NTB) menjadi salah satu daerah yang terbilang maju, tetapi juga karena dia belakangan ini dielu-elukan sebagai orang yang berpotensi menjadi calon Presiden 2019.

Namun siapa sangka, salah satu politisi, di mana TGB juga menjadi kadernya (Demokrat), seperti munuding TGB menggunakan cara-cara tidak baik dalam berpolitik. “TGB kader berakhlak, kenapa menggunakan agen-agen propaganda buzzer mirip kelompok sebelah yang bisa memecah belah.”

“Kalau TGB membaca tuit saya ini hentikan buzzer-buzzer yang tidak berakhlak mulia, bukankah TGB dikenal beraklak baik, kenapa politik mengubahnya? Tidak mungkin dan tidak ketemu akal sehat seorang penghafal Qur’an seperti TGB membiarkan pendukungnya buas tidak berakhlak,” demikian kata Andi Arief, melalui cuitannya di Twitter pribadi miliknya, Sabtu (17/3/2018).

Andi pun tak lupa menghimbau kepada kader Demokrat lainnya untuk tidak membalas apa yang ia tuding tersebut.

“Saya berharap kelakuan tidak berakhlak baik dari buzzer-buzzer TGB tidak perlu dibalas oleh kader-kader Demokrat. Bukan tradisi kita.”

Diketahui, selain TGB, di Demokrat ada calon-calon yang disebut cukup berpotensi menjadi salah satu capres 2019. Ada nama AHY dan Soekarwo. Namun hingga saat ini, dari nama-nama tersebut, Demokrat belum menentukan atau ambil keputusan terkait capres.
Penulis  : Robi
Editor    : Athen
Sumber : Voa-islam.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

82 + = 86