foto: ist/moral-politik.com

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Pembangunan rumah makan (RM) Fried Chiken Brotus (FCB) di jalan W.J. Lalamentik, Kota Kupang menuai diskursus panjang lebar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang Thomas Dàgang mengaku, pihak Pol PP telah mengeluarkan surat teguran terkait pembangunan rumah makan Fried Chiken Brotus (FCB)  di jalan W.J. Lalamentik itu, yang disanyalir tanpa Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan menyalahi Perda Tata Ruang.

“Benar, saya sudah memberikan teguran, dan sekarang mereka masih berurusan dengan PUPR,” kata Thomas Dagang di ruang kerjanya, Selasa (6/3/2018).

Dijelaskannnya, pihaknya masih menunggu proses lanjutan dari Dinas PUPR untuk melakukan penertiban.

“Kalau mau dibilang penertiban harus dari dinas teknis (PUPR), karena mereka yang merekomendasikan, sehingga Dinas Perizinan mengeluarkan IMB,” sebutnya.

Dikatakan Dagang, pihaknya akan bertindak tegas apabila FCB mengabaikan semua aturan yang berlaku.

“Hanya sekarang kan mereka masih proses, kita kasih waktu, apabila terus diabaikan kita akan tindak tegas,” ujarnya.

Sebelumnya, Aggota DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli mengsinyalir bangunan FCB itu disinyalir dibangun tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Selain disinyalir tanpa IMB, bangunan tersebut juga dinilai telah menyalahi aturan yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Kupang nomor 12 tahun 2012 tentang Rencana Detai Tata Ruang (RDTR). Sebab dalam Perda, bangunan di sepanjang jalan protokol wajib berjarak 15 meter dari garis badan jalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 31 = 34