Foto: Ambuga/Moral-politik.com

MORAL-POLITIK.COM – Ukiran Kuno pada dinding batu sepanjang 20 meter dengan tinggi sekitar enam meter, ditemukan di Kabupaten Lembata.

Ukiran kuno itu terletak pada dinding batu, ditemukan warga Desa Hingalamamengi, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dinding batu tersebut berada di area perkebunan milik warga sekitar satu kilometer dari Desa Hingalamengi, Kabupaten Lembata.

Ukiran kuno ini ditemukan Hanan Abdul Latif Lali Ehak (41) pada akhir Agustus 2017 lalu, tetapi rahasia ini baru dibukanya pada Minggu (4/3/2018) lalu.

“Waktu itu saya cari kambing yang nyasar menuju area dinding batu ini dan ternyata saat saya sibak ranting pohon, saya temukan ini,” kata Abdul.

Abdul mengaku sebelum menemukan ukiran batu ini dirinya sempat mendapatkan isyarat lewat mimpi. Namun dirinya merahasiakan hal tersebut. “Itu rahasia dan tidak bisa saya ungkapkan,” kata Abdul.

Hingga saat ini Abdul dan warga setempat belum mendapat petunjuk yang pasti tentang keberadaan ukiran kuno pada dinding batu tersebut.

“Belum ada tetapi sejak kecil memang kami dilarang orangtua kami untuk masuk ke area ini. Mereka tidak menjelaskan kepada kami kenapa tidak boleh bermain di tempat ini,” kata Abdul.

Namun menurutnya, dinding batu ini sudah dikeramatkan warga setempat sejak dahulu.

“Tempat ini sangat keramat sehingga kami juga tidak berani masuk ke sini. Bahkan​ menebang bambu di sekitar pun kami tidak berani,” terang Abdul.

Beberapa ukiran yang ditemukan tersebut di antaranya manusia yang sedang menari, manusia berekor seperti ular, tengkorak, perahu, dan anak tangga serta beberapa ukiran lainnya.

 

 

Penulis : Ambuga
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 1 =