Kolase Tribun Wow – Fadli Zon dan Fahri Hamzah

MORAL-POLITIK.COM – Proses hukum berupa laporan dari masyarakat kepada pihak kepolisian ditengarai belum berjalan sesuai harapan.

Tribunnews.com melansir, dua Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dan Fahri Hamzah dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya atas dugaan penyebaran ujian kebencian di media sosial.

Pengamat Politik, Suhadi, meminta aparat kepolisian agar mengusut tuntas kasus tersebut. Dia menilai semua warga negara sama dihadapan hukum.

“Kami menunggu Polri mengusutnya,” tutur Suhadi, Jumat (16/3/2018).

Menurut Ketua Umum Negeriku Indonesia Jaya itu, anggota maupun pimpinan DPR sosok yang memiliki tugas penting dan mulia. Sebab, menjadi anggota parlemen, merupakan posisi terhormat.

Sehingga, tidak elok apabila jabatan itu disalahgunakan apalagi dinodai dengan tindakan-tindakan yang tak terpuji.

“Jangan lagi disuguhkan penanganan perkara tak berujung. Kalau benar perbuatan dilakukan, ini bentuk perbuatan keji dan jahat yang tidak layak,” kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena me-retweet berita satu di antara media yang menyebut ketua Muslim Cyber Army (MCA) merupakan seorang Ahokers, sebutan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Laporan tersebut dibuat Muhammad Rizki pada Senin (12/3/2018) dengan laporan polisi nomor LP/1336/III/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Fadli dan Fahri dilaporkan dengan dugaan melanggar Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

 

 

Penulis   : Glery Lazuardi
Editor     : Dewi Agustina, Athen
Sumber  : Tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

32 − = 24