GMNI Cabang Sikka berudiens dengan Yayasan Nusa Nipa Maumere. (Foto: Angga/Moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kabupaten Sikka mendatangi Kantor Yayasan Nusa Nipa Maumere, Kamis (13/4/2018).

Kantor Yayasan itu sendiri terletak di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Kedatangan rombongan GMNI Sikka ini langsung diterima oleh Ketua Yayasan UNIPA Maumere, Sabinus Nabu di ruang kerjanya, bersama beberapa pengurus Yayasan Unipa yang sudah menunggu aktivis mahasiswa tersebut.

Pada dialog tersebut, Ketua GMNI Cabang Sikka Emilianus Y. Naga mengatakan, GMNI merasa terpanggil dan punya rasa tanggung jawab besar untuk menjadi garda terdepan dan berperan aktif membantu UNIPA agar keluar dari problema yang dihadapi hari ini. Dari pantauan GMNI Sikka ada dua persoalan yang paling mendasar sekaligus menjadi perhatian publik yaitu status kepemilikan Unipa dan audit keuangan Unipa.

Ia melanjutkan, ada beberapa tuntutan GMNI Sikka kepada Yayasan Pendidikan Nusa Nipa

Pertama, kita mendesak pendiri Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa Maumere dan Ketua Yayasan Nusa Nipa Maumere untuk segera menyikapi dan menyelesaikan dengan cepat permasalahan terkaitnya status kepemilikan Unipa Maumere.

Kedua, kita mendesak pendiri Yayasan dan Ketua Yayasan Nusa Nipa Maumere dalam menyelesaikan status persoalan status kepemilikan perlu dipublikasikan ke media massa sehingga tidak terjadi keresahan di masyarakat.

Ketiga, Yayasan Pendidikan Nusa Nipa Maumere untuk mempublikasikan setiap hasil audit keuangan Unipa yang telah dibuat.

Keempat, kita mendesak Yayasan Pendidikan Nusa Nipa Maumere, pemerintah daerah dan DPRD Sikka agar bekerja sama dalam percepatan penegerian Unipa Maumere.

Sabinus Nabu

Menyikapi tuntutan GMNI Cabang Kabupaten Sikka, Ketua Yayasan Nusa Nipa, Sabinus Nabu mengatakan, pihak Yayasan Unipa Maumere akan membuat sebuah opini klarifikasi untuk menjawabi keresahan masyarakat Kabupaten Sikka mengenai status kepemilikan UNIPA dan terkait status kepemilikan UNIPA.

Ia mengatakan, pihak yayasan telah melakukan audit keuangan Unipa mulai sejak tahun 2011 dengan opini wajar tanpa pengecualian

“Kami mengapresiasi sikap GMNI Sikka terhadap polemik status kepemilikan UNIPA,” ujarnya.

Sabinus Nabu meminta GMNI secara nasional untuk bersama-sama membantu proses percepatan penegrian Unipa Maumere.

“Saya minta dukungan GMNI Sikka untuk mendukung proses percepatan kampus kebanggaan Kabupaten Sikka ini menjadi negeri,” minta Ketua Yayasan Nusa Nipa ini.

 
Penulis : Angga
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 + 2 =