Ev Bailaen. (Foto: Nyongki/Moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Sesungguhnya Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang membutuhkan lima mobil pemadam kebakaran (Damkar).

Kebutuhan akan lima Damkar tersebut untuk mengantisipasi bahaya kebakaran yang kerap kali terjadi.

“Dinas Kebakaran Kota Kupang akan menambah mobil armada kebakaran dengan daya jangkau yang lebih tinggi, dan lebih jauh. Namun karena keterbatasan anggaran, untuk pengadaan mobil kebakaran, pengadaan mobil kebakaran tidak melalui dana APBD, tetapi melalui dana APBN,” kata Kadis Pemadam Kebakaran Kota Kupang, Ev Bailaen kepada Moral-politik.com di Gedung DPRD Kota Kupang, Selasa (17/4/2018) siang.

Kami telah mengajukan proposal ke Kementerian, katanya, untuk pengadaan mobil kebakaran, dan bersyukur proposal telah disetujui.

Bailaen mengaku, harga mobil Damkar dengan tinggi jangkauan di atas 35 meter bisa mencapai Rp 50 miliar, sehingga pengadaan mobil seperti itu tidak bisa mengandalkan dana dari APBD, karena harganya sunguh sangat mahal.

“Kalau mengandalkan dana APBD jelas sangat tidak mungkin, sebab anggarn Pemkot sangat terbatas. Untuk itu kita butuh bantuan dari pemerintah pusat untuk pengadaan mobil tersebut,” tegasnya.

Ia mengaku, proposal yang telah disetujui oleh pemerintah pusat hanya untuk satu unit mobil kebakaran. Padahal sejatinya dinas pemadam masih membutuhkan sedikitnya lima unit mobil kebakaran tambahan. Untuk itu, secara bertahap dinasnya akan mengajukan proposal tamban untuk mendapatkan mobil kebakaran dari pemerintah pusat.

“Armada yang ada saat ini masih sangat terbatas. Untuk secara bertahap kami akan mengajukan proposal penambahan mobil pemadam kebakaran,” pungkas dia.

 

 

Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

62 − 59 =