Walikota Kupang Jefri Riwu Kore dan rombongan melakukan studi banding aspal buton buatan lokal di Bangkalan Madura, Kamis (29/3/2018) Pkl. 07.00 WIB. (Foto: Ist/Moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tengah menjajaki kemungkinan untuk menjalin kerja sama dengan perusahan penyedia aspal.

Perusahan yang sementara dilirik pemkot adalah perusahan dari negara Australia, dan salah satu perusahan di Indonesia, yaitu PT. Jaya Abadi yang berpusat di Provinsi Palu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Beni Sain saat disambangi Moral-politik.com di Kota Kupang, Sabtu (7/4/2018) siang menuturkan, maksud dari pemkot menjajaki kerja sama dengan perusahan penyedia aspak dari luar daerah untuk penghematan anggaran.

Sesuai hasil kunjungan dirinya bersama Walikota Kupang Jefri Riwu Kore ke Kota Madura untuk melihat langsung material Aspal Buton milik PT. Jaya Abadi yang sedang menyuplai aspal untuk pekerjaan jalan di Madura, hasilnya sangat bagus.

“Aspal produksi PT. Jaya Abadi sangat cocok dengan kondisi jalan di Kota Kupang dan ramah terhadap air,” buka dia.

Jadi, gumam dia, aspal tersebut tidak mudah terkelupas jika terkena air. Aspal tèrsebut juga tidak perlu diolah lagi tapi hanya disiram pada permukaan jalan kemudian digilas. Hasilnya sangat kuat jika dibandingkan produksi aspal hotmix di Kota Kupang.

Selain itu, aku dia, aspal jenis itu kualitasnya setara aspal hotmix namun dari sisi anggaran jauh lebih hemat. Bahkan penghematannya bisa mencapai 30 persen.

Atas dasar itu, katanya, pemkot menjajaki kemungkinan bekerja sama dengan perusahan tersebut.

“Namun sebelum kerja sama dilakukan kami meminta mereka untuk melakukan percobaan, dan mereka sudah bersedia. Sesuai rencana PT. Jaya Abadi akan mengirim aspal sebanyak dua kontainer ke Kota Kupang untuk aksi percobaan,” yakin dia.

Sementara untuk perusahan penyedia aspal dari Australia, tegasnya, sudah komunikasi dengan pemerintah Kota Kupang untuk akses uji coba. Hanya saja, sampai saat ini belum ada konfirmasi dari perusahan tersebut kapan uji coba dilakukan.

Padahal perusahan tersebut berjanji, pungkas dia, akan mengirim dua kontainer aspal untuk uji coba yang biaya pengirimannya ditanggung pemerintah Kota Kupang.

 

 

Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

89 − = 83