Walikota Kupang Jefri Riwu Kore, dan Wakil Walikota Kupang Herman Man. (Foto: Nyongki/Moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Isu mutasi jabatan bagi para lurah di Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terus bergulir, sedangkan pelaksanaannya masih belum pasti.

Wakil Walikota Kupang Herman Man mengaku, pelaksanaan mutasi bagi para lurah di Kota Kupang, masih dalam tahapan proses.

“Soal mutasi kami masih proses, tinggal selesai proses dan diajukan ke Walikota untuk ditanda tangani dan diumumkan, maka mutasi sudah bisa dilaksanakan,” kata Harman kepada wartawan di Kota Kupang, Rabu (11/4/2018) siang.

Menurut dia, mutasi ini untuk semua lurah, namun tidak semua lurah diganti, tapi dirotasi dan ada juga yang dipromosi untuk menduduki jabatan tersebut.

“Intinya dalam mutasi ini ibarat lagu seperti geser ke kiri atau ke kanan atau dinaikan. Saya mendengar ada lurah yang takut dimutasi, tapi saya mau tegaskan bahwa kami hanya melakukan pergeseran,” katanya.

Ia mencontohkan, lurah Manutepan sudah pensiun, otomatis harus diganti orang baru. Orang baru ini bisa saja dari dalam kelurahan itu, bisa juga orang dari luar, namun pangkatnya harus sesuai.

Sementara disinggung soal pengisian lowongan bagi tujuh orang eselon II yang akan memasuki masa pensiun, Herman menegaskan prosesnya seleksinya baru akan dilakukan akhir tahun dan di buka secara umum.

“Proses untuk mengisi jabatan tersebut siapa saja boleh, namun pastinya ada syarat jabatan yang sudah pernah dijabatnya sacara teknis,” tuturnya.

Adrianus Talli

Terpisah, Anggota komisi I DPRD asal PDIP Adrianus Talli mengatakan, proses mutasi sangat perlu dilakukan secepatnya. Hal ini demi menjalankan program dan kegiatan yang tertuang dalam visi misi walikota dan wakil walikota.

 

 

Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 39 = 44