Tellenmark Daud. (foto: nyongki/moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Komisi III DPRD Kota Kupang menilai penempatan reservoir yang sudah dibangun asal-asalan saja.

Pasalnya, dalam pembangunan reservoir dengan menggunakan dana ABPD Tahun 2017 tersebut, tanpa ada perencanaan yang bagus.

Hal ini dikatakan anggota Komisi III DPRD Kota Kupang Tellendmark Daud kepada Moral-politik.com usai melakukan pemantauan pembangunan reservoir di Kelurahan Naioni dan Manulai II.

Daud mengatakan, dalam penempatan reservoir ini, seharus dilakukan survei sumber airnya apakah layak atau tidak baik dari sisi debet airnya, dan juga bisa di konsumsi warga atau tidak, baru bisa menentukan lokasi pembangunan reservoir tersebut. Namun yang terjadi malah terbalik. Bahkan pembangunan tersebut bisa dikatakan asal-asalan.

“Kita tidak tahu apakah ini sudah melalui mekanisme perencanaan yang direncanakan pemerintah berdasarkan tahapan-tahapan atau tidak. Jangan sampai ini muncul karena adanya uang, dan tempat pembangunan reservoir tanpa melalui suatu survei terlebih dahulu,” katanya.

Ia mengaku, secara fisik sudah 100 persen, tapi dari sisi fungsinya sangat disayangkan dengan yang berjumlah miliaran rupiah dibuang percuma dalam bentuk bangunan batu.

“Sebagai wakil rakyat sangat menyayangkan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar hanya menjadi  pajangan batu yang tidak ada manfaatnya,” ujarnya.

Merry Salouw

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi III Merry Salouw. Menurut dia, pekerjaan ini dari awal tanpa ada suatu perencanaan yang baik, karena secara nyata pekerjaan tahun 2017 sudah selesai pada Desember 2017, dan di tahun 2018 sudah harus dinikmati masyarakat, namun kenyataan hingga saat ini belum juga dinikmati masyarakat.

“Kami turun ke lapangan dalam rangka melihat reservoir ini sebenarnya sudah bisa dinikmati masyarakat, tapi kenyataan belum, dengan alasan pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Kota Kupang belum pasang listrik, dan setelah pasang listrik biayanya mau ditanggung oleh siapa?” jelasnya.

Oleh karena itu, tambahnya pembangunan reservoir sangat disayangkan karena tanpa melalui suatu perencanaan yang baik. Apalagi belum dilakukan instalasi sambungan distribusinya.

 
Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 1 = 1