foto: sketsanews.com

 

MORAL-POLITIK.COM – Percakapan soal pemisahan daerah pemilihan (Dapil) di Kota Kupang, direspons yakin oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 202/PL.01.3-KPT/06/KPU/IV/2018 tentang penetapan daerah pemilihan dan penetapan jumlah kursi DPRD/DPR RI, maka tidak ada penambahan daerah pemilihan di Kota Kupang.

Sebelumnya santer kabar bahwa di Kota Kupang akan ada pemisahan dapil antara Kecamatan Kota Lama, dan Kecamatan Kelapa Lima untuk pemilihan umum legislatif tahun 2019 mendatang.

“Dengan SK KPU tersebut maka tidak ada pemisahan dapil Kecamatan Kota Lama dan Kelapa Lima. Jumlah dapil di Kota Kupang tetap lima dapil, yaitu Dapil I Kota Raja, dapil II Kecamatan Kota Lama, Kelapa Lima, Dapil III Kecamatan Oebobo, Dapil IV Kecamatan Maulafa, dan dapil V Kecamatan Alak,” kata Juru Bicara KPU Kota Kupang Daniel Bangu Ratu kepada Moral-politik.com di Kota Kupang, sabtu (7/4/2018).

Ratu mengaku, sebenarnya banyak partai, khususnya di Kota Kupang menginginkan adanya pemisahan dapil saat dilakukan rapat koordimasi antara KPU dan pengurus parpol tingkat Kota Kupang pada Desember tahun 2017 yang lalu. Hanya PKB yang tidak menginginkan adanaya pemisahan dapil. Namun KPU RI memutuskan dapil untuk Kota Kupang tidak berubah, dan tetap lima dapil.

Ia mengaku dalam SK. KPU RI tersebut juga sudah menetapkan jumlah pemilih. Untuk dapil I Kecamatan Kota Raja jumlah pemilih sebanyak 63. 494 jiwa, Dapil II Kecamatan Kota Lama /Kelapa Lima jumlah pemilih 114,088, Dapil III Kecamatan Oebobo 102 719 pemlih. Dapil IV Kecamatan Maulafa 90.703 pemilih, Dapil V Kecamatan Alak sebanyak 67.001 pemilih.

 

 

Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 + = 12