Walikota Kupang Jefri Riwu Kore menyambut peserta Pawai Kebudayaan memeriahkan HUT Kota Kupang Ke-22, Senin (23/4/2018) petang. (Foto: V.J. Boekan/Moral-politik.com)

 
MORAL-POLITIK.COM – Walikota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan Kota Kupang lebih banyak membutuhkan guru dan perawat.

“Untuk guru saja kebutuhannya bisa sampai 1.000 orang. Sementara tenaga medis ratusan orang,” katanya kepada Moral-politik.com di Kota Kupang, Rabu (25/4/2018) siang.

Saat ini, katanya, masih terkendala tenaga honorer K2 yang masih cukup banyak. Oleh karena itu, Pemkot Kupang lebih memprioritaskan pengangkatan honorer K2.

Sebab, tambahnya, banyak honorer K2 yang sudah belasan tahun bekerja tapi nasibnya belum jelas. Oleh karena itu, mestinya mengutamakan honorer K2.

“Usulan formasi CPNS akan dianalisis lagi. Kalau memang sedikit saja yang disetujui, maka kita akan tambah PTT, khusus guru,” tegasnya.

Jefri mengakui kebutuhan guru sangat besar. Pasalnya, Pemkot Kupang bertekad tidak ada lagi sekolah di Kota Kupang yang kekurangan guru. Selain itu, saat ini tengah diupayakan pemerataan guru, baik kuantitas maupun kualitasnya.

 
Penulis : Nyongki
Editor   : Eny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 25 = 35