Walikota Kupang Jefri Riwu Kore menyambut peserta Pawai Kebudayaan memeriahkan HUT Kota Kupang Ke-22, Senin (23/4/2018) petang. (Foto: V.J. Boekan/Moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Pemerintah Kota Kupang mengajukan analisis kebutuhan formasi PNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kebijakan yang ditempuh Pemkot Kupang itu menjelang penerimaan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, dimana Pemkot mengusulkan 823 formasi.

“Kami sudah mengirimkan formasi PNS yang dibutuhkan di lingkup Pemerintah Kota Kupang. Sekarang sistemnya menggunakan e-Formasi. Kami sudah kirim analisis kebutuhan dan masih menunggu hasilnya,” kata Walikota Kupang Jefri Riwu Kore melalui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kupang, Daud Djira kepada Moral-politik.com di Kota Kupang, Rabu (25/4/2018) siang.

Menurut Daud, tugas BKD hanya mengajukan analisis kebutuhan. Hasilnya akan ditentukan oleh KemenPAN-RB dengan melihat pengajuan analisis kebutuhan tersebut.

“Kami sudah ajukan sebanyak 823 formasi pada bulan Maret lalu. Sampai sekarang kami masih menunggu hasilnya,” katanya.

Ia berharap, KemenPAN-RB bisa segera memberikan kuota yang pasti bagi Kota Kupang agar jumlah yang diusulkan bisa memenuhi kebutuhan di lingkup Pemkot Kupang.

Terkait prioritas K2, Daud mengaku masih menunggu instruksi dari pusat.

“Kalau tentang prioritas K2 dan lainnya, kami masih menunggu instruksi dari pusat. Jika memang memberi kewenangan kepada pemkot untuk memprioritaskan K2 maka kami akan diskusikan dan melakukan semuanya sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas Daud.

 

Penulis : Nyongki
Editor   : Eny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 63 = 69