prabowo gelar pertemuan tertutup dengan partai koalisi. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

 

MORAL-POLITIK.COM – Koalisi partai politik (Parpol) jelang pemilihan presiden dan wakil presiden 2019-2024, sangat memperhatikan sejumlah aspek.

Merdeka.com melansir, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman menyebut partainya masih melakukan komunikasi politik dengan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto. PKS mengaku telah menyodorkan sembilan nama untuk diusung sebagai calon wakil presiden atau cawapres.

“Sudah kami sampaikan pada Pak Prabowo. Kalau mau berkoalisi dengan kami, inilah calon dari kami. Kami tahu diri, kami (PKS) 7 persen, Pak Prabowo 13 persen, sudah pasti capresnya dari beliau kita cawapres,” kata Sohibul di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (8/4).

PKS mengaku akan memperjuangkan posisi cawapres ini. Mereka tetap meminta posisi RI-2 untuk Pilpres mendatang di koalisi.

Lalu apakah mungkin PKS mendukung Jokowi?

Sohibul menjawab sulit PKS masuk ke koalisi PDIP dan Jokowi. Alasannya adalah hitung-hitungan rasional politik.

“Pak Jokowi didukung 9 partai, ada sekian cawapres. Nah, kalau kami masuk di situ, boro-boro jadi capres, jadi cawapres pun nggak mungkin. Padahal amanat Majelis Syuro jadi capres atau cawapres,” kata Sohibul.

“Ini bukan masalah like atau dislike, tapi hitungan rasional politik, gitu aja,” lanjutnya. [ian]

 

 

Penulis  : Ronald
Editor    : Athen
Sumber : Merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

51 − = 47