Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman. (Foto: Angga/Moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Polisi harus mempunyai rasa semangat juang yang tinggi, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman saat tatap muka dengan jajaran personel Polres Sikka di Aula Kemala Bhayangkari, Mapolres Sikka, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Kamis (5/4/2018).

Orang nomor satu di jajaran Polda NTT itu saat pertama kali tiba di Mapolres Sikka disambut langsung oleh Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang dengan ditandai penerimaan secara adat melalui perecikan air (huler waer) oleh sesepuh adat Sikka, Oskar Pareira Mandalangi.

Acara penyambutan ini diperagakan juga tarian ‘Papak’ dari Sanggar Tari SDK Bhaktyarsa untuk mengiringi Erizman bersama isteri serta rombongan menuju Kantor Polres Sikka sambil berjabat tangan dengan perwira Polres Sikka serta ibu-ibu Bhayangkari.

“Saya minta kepada seluruh jajaran Polres Sikka agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Jadilah pelayan masyarakat yang santun dan bijak,” kata Erizman.

Ia menuturkan, polisi harus mempunyai rasa semangat juang yang tinggi. Terutama sebagai pelayan masyarakat. Polisi harus tunjukkan sikap dan sifat yang santun dan bijak kepada masyarakat.

Selain itu, anggota polisi juga harus sopan dalam pergaulan dengan sesama sahabat, sekorps, terutama masyarakat karena polisi sebagai pelayan masyarakat.

“Polisi harus lebih dekat dengan masyarakat. Polisi harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujar Kapolda NTT ini.

Erizman juga berpesan agar menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2018, seluruh anggota polri harus netral dan tidak terlibat dalam politik praktis.

Ditambahkannya, program unggulan kapolri (PROMOTER) harus dilaksanakan hingga tingkat terbawah oleh seluruh anggota guna mencapai satu tujuan yaitu meraih kepercayaan masyarakat.

Selain itu ia juga menginginkan adanya perubahan kultur dan budaya polri yang cenderung koruptif di mata masyarakat harus dirubah guna mencapai tujuan polri yang humanis dan dipercaya masyarakat.

“Terkait proses rekrutmen polri terpadu dari tingkat tamtama, bintara dan perwira polri harus dilaksanakan secara transparan,” tegasnya menambahkan.

Sambung dia, jaga selalu kesiapan operasional dan kerapihan kantor, dan terakhir jaga soliditas dan hubungan baik antara TNI dan Polri di Kabupaten Sikka.

Pantauan Moral-politik.com, turut hadir pula dalam rombongan pejabat utama Polda NTT, Wakapolda NTT Brigjen Pol Viktor G. Manoppo, Dirintelkam Polda NTT Kombes Pol Joudy Aldrien Abednedju Mailoor, dan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast.

 

 

Penulis : Angga
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

94 − 89 =