Walikota Kupang Jefri Riwu Kore (kiri) dan Wakil Walikota Kupang Herman Man (kanan) menyambut peserta Pawai Kebudayaan memeriahkan HUT Kota Kupang Ke-132 dan Hari Jadi Kota Kupang ke-22, Senin (23/4/2018) petang. (Foto: V.J. Boekan/Moral-politik.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menyerahkan laporan aset dan kekayaan daerah.

Wakil Walikota Kupang Herman Man mengatakan kepada wartawan di Balai Kota, Jumat (11/5/2018) rencana Pemkot Kupang untuk melelang aset kendaraan roda empat yang sudah melewati masa pemakaian akan ditunda.

Menurutnya, untuk melakukan pelelangan mobil harus sudah melalui tahapan atau prosedur yang berlaku, termasuk pendataan aset daerah dan jumlah keseluruhan kendaraan yang layak dan tidak layak digunakan.

Jefri Pelt

Sementara itu Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Kupang Jefri Pelt mengatakan, data laporan seluruh aset kekayaan Kota Kupang yang diminta oleh KPK telah diserahkan.

“Data yang diberikan kepada KPK merupakan data yang wajib dilaporkan setiap tahun yang merupakan hasil rekonsiliasi. Data tersebut merupakan data 2017,” tambah dia.

Aset yang dilaporkan ke KPK, sambung dia, termasuk di dalamnya data potensi aset daerah dan lainnya, juga aset-aset yang berkaitan dengan pelayanan publik. Namun pihak BKAD setiap tahun hanya untuk aset tanah dan kendaraan.

 
Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

85 + = 90