Najib Razak dan Mahathir Mohamad (Foto: REUTERS/Olivia Harris dan REUTERS/Lai Seng Sin(R)/File Photos)

 

MORAL-POLITIK.COM – Malaysia untuk pertama kalinya bakal mencetak sejarah baru di bidang politik.

Detik.com melansir bahwa KPU Malaysia belum mengumumkan secara resmi hasil pemilu 2018. Meski begitu hasil perhitungan sementara memenangkan partai Pakatan Harapan (PH) yang mendukung Mahathir Mohamad.

Berdasarkan perhitungan suara yang hasilnya bisa dipantau dari live.undi.info, hingga Kamis (10/5/2018) pukul 02.20 waktu setempat, PH unggul dengan 119 kursi disusul oleh Barisan Nasional (BN) dengan 77 kursi. Di posisi paling buncit Partai Islam se-Malaysia (PAS) dengan 17 kursi.

PH memperoleh 119 kursi sejauh ini. Angka tersebut telah melebihi jumlah minimal untuk memenangkan pemilu Malaysia yakni 112 kursi.

Menilik ke belakang ke sejarah pemilu Malaysia yang digelar sejak 1959, ini akan jadi kali pertama partai opisisi bisa memenangkan pemilu. Tentu hasil resmi masih menunggu pengumuman KPU Malaysia. Direncanakan pengumuman akan dilakukan Kamis (10/5) pagi.

Dilansir dari The Star, Rabu (9/5), Mahathir sebelum pemilu telah memperkirakan ‘tsunami Malaysia’ akan menyapu Najib, pria yang pernah dibimbingnya. Mahathir juga memperkirakan bahwa dia akan membuat sejarah meski banyak analis menilai Mahathir akan kalah tipis dari Najib.

Pada Rabu (9/5) malam, Mahathir mengklaim KPU Malaysia tak mau merilis hasil resmi pemilihan. Padahal partai yang mendukung Mahathir, Pakatan Harapan (PH), diyakini Mahathir telah melewati batas menang 112 kursi.

“Ini adalah hal yang sangat serius. Itu bukan berita palsu. Anda tidak bisa membawa saya ke pengadilan karena mengatakan itu,” katanya dalam konferensi pers di Hotel Sheraton pada Rabu (9/5) malam.

 

Reporter : Rina Atriana
Editor      : Tor, Erny
Sumber   : Detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 5 = 3