Emi Nomleni. (Foto: Sarabitinews.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kupang Daniel Hurek optimis Calon Wakil Gubernur NTT Emilia Nomleni yang diusung bersama PDIP memenangkan Pilkada NTT.

Optimisme Hurek itu disampaikannya karena melihat sosok Cawagub NTT Emilia Nomleni, meskipun tampil tanpa Calon Gubernur Marianus Sae yang ditangkap KPK terkait masalah korupsi.

“Emilia merupakan sosok yang pantas menjadi Wagub NTT jika melihat trackrecord-nya. Dia sosok perempuan yang luar biasa dan punya tim yang solid untuk membawanya tampil sebagai kampiun dalam PNTT,” kata Hurek.

Emilia Nomleni, sebut Hurek, punya motor penggerak yang punya militansi untuk bekerja memenangkanya dalam Pilgub NTT. Seperti PDIP, PKB, Relawan Marianus Sae, dan Relawan yang menaruh harapan kepadanya untuk memperjuangkan hak-hak mereka, seperti kaum perempuan. Komponen-komponen ini yang bisa memperjuangkan kemenangan Emilia Nomleni dalam Pilgub NTT.

Ia mengaku trackrecord Emilia Nomleni bisa menjadi senjata khusus untuk memenangkannya dalam Pilgub NTT.

Politisi Perempun NTT kelahiran Kupang, 19 September 1966 ini memang sarat pengalaman. Dia aktif dalam berbagai kegiatan perempuan, kepemudaan maupun gereja. Emi tercatat sebagai pendiri sekaligus pengurus CIS GAMKI-GMKI yang sekarang berubah nama menjadi CIS TIMOR, tahun 1998-2004. pengurus Yayasan Bina Satria tahun 1998-2004, dan pendiri sekaligus pengurus Yayasan Cerminan Masyarakat Rasional (CEMARA) tahun 1999-2004.

Selain itu, Emi juga mantan konsultan. “Dengan terlibat dalam berbagai organisasi sosial, maka Emi dapat memahami berbagai persoalan sosial secara ril, sehingga ketika terpilih menjadi Wakil Gubernur dirinya sudah tau persis apa yang akan dilakukan.

Tak cuma itu, lanjut Hurek, Emi juga mantan konsultan sehingga atas dasar itu juga yang membuat PKB menjatuhkan pilihan kala itu untuk mendukung Marianus Sae-Emilia Nomleni.

“Biasanya, Konsultan mendesain segala sesuatu berbasis data dan perspektif ilmu, sehingga kita memahami bahwa ketika Ibu Emi menjadi Wakil Gubernur, kebijakan yang diambil berbasis data dan ilmu akademik dalam pengambilan keputusan politik,” pungkas dia.

 

 

Reporter : Nyongki
Editor      : Athen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

71 + = 72