Foto: Angga/Moral-politik.com

 

MORAL-POLITIK.COM – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sikka mengutuk keras aksi teror bom di tiga gereja di Surabaya.

GP Ansor menilai aksi teror tersebut merupakan perbuatan biadab dan tidak berperikemanusiaan.

“Turut berduka cita atas jatuhnya korban teror gereja di Surabaya. Kami mengutuk terorisme dimanapun. Serangan ini tidak dapat dibenarkan dan semua agama mengutuknya,” tandas Ketua DPC GP Ansor Kabupaten Sikka Ustad Abdullah Aziz usai acara Dzikir dan Doa menyambut bulan suci ramadhan 1439, Minggu (1305/2018) di depan Masjid At-Taqwa Beru, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia mengutuk dengan keras pelaku pengeboman Gereja di Surabaya. Kita minta pelaku di hukum setimpal dengan perbuatannya.

“Pelaku harus dihukum sekejam-kejamnya. Kami kutuk aksi teror di Surabaya” tandasnya.

Selain itu, Ustad Abdullah Aziz menghimbau masyarakat di Kabupaten Sikka agar tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan yang sudah berjalan dengan baik selama ini.

Dirinya juga berharap agar Kepolisian dan TNI bisa mengungkap aktor dari pengeboman Gereja di Surabaya.

Berdasarkan pantauan media, bukan saja GP Ansor Kabupaten Sikka yang mengutuk tetapi juga muslimat Kabupaten Sikka dan Remaja masjid Beru.

 
Reporter : Angga
Editor      : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 7 =