MORAL-POLITIK.COM – Perjuangan sungguh-sunguh pasti membuahkan hasil sangat menggembirakan.

Seperti yang terjadi pada perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengikuti Lomba/Pemilihan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi (Permukaan) Teladan Tingkat Nasional Tahun 2018 di Surabaya, Provinsi Jawa Timur pada Kamis (3/5/2018) Pkl. 11.40 WIB hingga Pkl. 12.40 WIB.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT Andreas William Koreh saat dihubungi Moral-politik.com melalui sambungan WhatsApp menuturkan, perjuangan Pemerintah Provinsi NTT untuk menjuarai Lomba/Pemilihan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi (Permukaan) Teladan Tingkat Nasional Tahun 2018 sangat berat, tapi tidak sia-sia.

“Beranjak dari pengalaman mengikutsertakan DI Malaka dalam lomba serupa di tahun 2016 yang lalu, kali ini NTT ditetapkan sebagai Juara I,” ungkap dia.

Andre mengurai singkat bahwa nilai yang diberikan oleh 5 orang juri kepada DI Bena berjumlah 79,37, jauh meninggalkan DI Karau, dan DI Bila sebagai Juara II dan III.

Akan tetapi dirinya tak mau berpuas diri, sebab masih ada satu tahapan penilaian lagi, Tim Penilai akan turun langsung untuk menilai dari dekat manajemen pengelolaan DI Bena di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tersebut.

“Beban semakin berat untuk mempertahankan Juara I kala saya presentasikan. Sebab itu kami akan segera turun untuk melihah hal-hal yang perlu dilengkapi atau dibenahi sebagaimana saran dari Tim Juri pada tanggal 3 Mei tersebut,” pasti dia.

Sebagai banding, berikut ini artikel yang telah dipublikasikan media ini.

 

 

Penulis : V.J. Boekan
Video   : Moral-politik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 1 =